Leadership? Apa saja yang perlu kamu ketahui untuk menjadi seorang Leader.

“No man will make a great leader who wants to do it all himself, or to get all the credit for doing it.”
- Andrew Carnegie


Pernahkah kalian mendengar kata "natural born leader "? Bagi anda yang dalam tim sebagai pemimpin maupun tidak, anda dapat melihat apabila seseorang tersebut memiliki bakat atau talenta untuk menjadi seorang pemimpin secara natural.

Tetapi, apakah leadership tersebut tidak dapat dimiliki apabila kita termasuk kedalam kategori diluar "natural born leader "?

Kenyataannya adalah leadership dapat dipelajari dan dilatih.

Inilah beberapa point penting yang kamu perlu ketahui sebelum menjadi seorang pemimpin:

1. Menjadi Tokoh Panutan (Role model)

Tugas terpenting dari seorang pemimpin adalah menjadi contoh kepada semua orang.

Menjadi contoh yang baik itu dapat dilihat setiap saat dari gaya bicara, cara mengambil keputusan, cara memecahkan masalah, dan yang paling penting adalah bagaimana kamu berperilaku terhadap orang lain di dalam maupun diluar tim.

Salah satu cerita yang mencerminkan sikap seorang tokoh pemimpin adalah cerita Presiden John F.Kennedy yang tengah berkunjung ke pusat kantor NASA pertama kalinya pada tahun 1961. Ketika John F.Kennedy berjalan di sekitar kantor, dia memperkenalkan dirinya kepada seorang pembersih kantor dan bertanya apa pekerjaan dia di NASA. dia menjawab

"I'm helping put a man on the moon!"

- Pembersih kantor NASA

Yang artinya "Saya membantu seorang pria menuju bulan".

Presiden John F.Kennedy memperlakukan pembersih kantor tersebut dengan hormat dan bertanya tentang pendapat pembersih tersebut dimana mungkin ada beberapa pemimpin yang membiarkan pembersih kantor tersebut.

2. Memerhatikan kemampuan anggota dan mendorong kreatifitas

Seorang pemimpin yang bisa melihat kemampuan anggota tim nya dapat mendorong kreatifitas kerja dengan memberikan tantangan dan rintangan dengan apresiasi yang setimpal juga.

Ada kalanya sebuah masalah tidak dapat diatasi oleh seorang pemimpin, malah dapat diatasi secara mudah oleh anggota tim atau partner kerja kamu.

Berilah ruang kepada anggota tim kamu untuk memecahkan masalah dengan cara mereka sendiri dan evaluasi kembali.

3. Jaga Emosi

Kemarahan dan kekecewaan bisa terjadi kapan saja dalam bekerja karena deadline yang sudah dekat, performa tim rendah, adanya perbedaan pendapat antar anggota tim, dan alasan lainnya.

Seorang pemimpin yang tidak pernah marah dan kesal adalah omong kosong.

"Emosi pada waktu dan tempat yang tidak tepat bisa menjadi sesuatu yang disesalkan di kemudian hari"

Tetapi seorang pemimpin yang baik sangat pandai mengontrol emosi dan memilih keputusan yang baik dalam bertindak. Mereka tahu saat yang tepat untuk berekspresi

4. Inspirasi dan Motivasi

Seorang pemimpin yang baik selalu berbagi suka maupun duka dalam bekerja.

Dalam memimpin, ada kalanya:

  • Anggota tim sudah bekerja dengan susah, tetapi masih tidak dapat memenuhi permintaan.
  • Anggota tim jenuh dengan pekerjaan dan muak terhadap pekerjaannya.
  • Anggota tim mulai melupakan tujuan dia dan role dia dalam tim.
  • Dan lain-lainnya.

Di saat inilah pemimpin harus bisa berdiri tegak dan menunjukkan kepercayaan dirinya kepada seluruh anggota tim.

Beberapa tips dari saya:

  • Berbagi tugas dan menyelesaikannya bersama-sama. Tunjukkan bagaimana cara menyelesaikannya.
  • Selalu menunjukkan pentingnya sosok mereka dalam tim dan kenapa mereka itu penting terhadap kelangsungan tim.
  • Percaya anggota kamu dan selalu mendorong mereka untuk membuat yang terbaik.
  • Selalu memberikan tantangan dan tunjukkan bahwa mereka dapat membuat sesuatu yang tidak mungkin menjadi kenyataan.

dan yang paling penting

"Janganlah menjadi pemimpin yang "No Action Talk Only", tetapi tunjukkan kepada mereka bahwa mimpi kemarin sudah menjadi kenyataan pada saat ini dan misteri di kemudian harinya bukanlah suatu yang perlu ditakutkan."

5. Komunikasi dengan jelas dan tegas

Waktu sangatlah berharga dan seorang pemimpin yang paham akan pentingnya waktu akan selalu berkomunikasi secara singkat, padat dan jelas. Dan juga yang tidak kalah pentingnya adalah tegas dalam bertindak.

Selain memberikan perintah, mengajukan pertanya adalah hal yang sangat wajar bagi seorang pemimpin. Bertanya tidak akan menurunkan "kadar" kepemimpinanmu. Pemimpin-pemimpin sadar bahwa mereka tidak dapat menyelesaikan masalah tanpa adanya dukungan dari anggota tim mereka.

Selalu mendorong agar semua anggota tim saling bertanya dan menjawab. Janganlah takut untuk memberikan jawaban yang kamu tahu dan membuat kesalahan.

“The only man who never makes mistakes is the man who never does anything.”
- Theodore Roosevelt

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *